Entreprenur Hebat Tidak Takut Akan Kegagalan

image

 

Jika Anda belum pernah merasakan kegagalan, maka Anda pasti belum mencoba sampai batas maksimal Anda. Jika Anda adalah seorang entrepreneur, maka Anda adalah seorang pengambil resiko dan kurang berhati-hati pada dasarnya, jadi kesalahan pasti akan datang pada Anda. Jadikan kegagalan Anda dalam startup seperti lencana kehormatan. Jangan lari dari kesalahan, tapi terimalah dan belajar dari kesalahan itu.

Orang-orang yang takut gagal sebaiknya tidak menjadi seorang entrepreneur.

Mereka tidak bisa mengatasi ketakutan akan melakukan kesalahan, dan takut untuk kehilangan uang. Mereka lebih baik tetap berada di pekerjaan mereka sehari-hari. Entrepreneur yang sukses, melakukan sebaliknya, mereka menggunakan sisi positif dari sebuah kegagalan. Berikut adalah beberapa contohnya :

  Steve Jobs  dipecat oleh Apple Computers pada tahun 1985, perusahaan yang dia dirikan. Lalu dia menciptakan Pixar, membuatnya sukses, dan kembali lagi untuk membuat Apple sebagai perusahaan yang sukses menyediakan produk-produk untuk konsumennya.

 

 

Dean Kamen,  pendiri Segway Human Transporter, beberapa bisnis alat biomedical yang sukses, dan pemilik dari 440 buah paten, mengatakan bahwa kesalahan terbesarnya adalah :

“Saya memiliki terlalu banyak hal untuk diceritakan.”

 

Thomas Edison,  gurunya mengatakan bahwa Ia “too stupid to learn anything”  , dipecat dari 2 perusahaan tempat bekerja karena disebut “tidak produktif”, sebagai inventor Ia membuat 1,000 percobaan sebelum menciptakan bohlam, ketika seorang reporter menanyakan “bagaimana rasanya melakukan 1,000 percobaan gagal?” jawabnya :

      I didn’t fail 1,000 times, the light bulb is an invention with 1,000 steps.”

Walt Disney,  dipecat dari perusahaan media tempatnya bekerja karena kurang memiliki imajinasi dan tidak punya banyak ide, bangkrut beberapa kali sebelum membangun Disneyland.

 

 

Henry Ford,  gagal dan bangkrut 5 kali sebelum mencapai keberhasilan

 

 

Entrepreneur muda yang pernah gagal setidaknya satu kali, memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mendapat suntikan dana dari investor, dibandingkan dengan entrepreneur yang memiliki catatan sejarah sempurna.

Para investor tahu bahwa para pendiri belajar lebih banyak dari kegagalan dibandingkan kesuksesan, jadi jangan cepat-cepat menghapus cacatan kegagalan dari biografi Anda. Tapi, kegagalan yang terus berulang tentunya akan menyampaikan pesan yang sama sekali berbeda.

Sebuah kegagalan bisa menjadi batu loncatan dalam perjalanan menuju kesuksesan, jika Anda mendapat sesuatu dari kesalahan tersebut, dan menggunakan pengalaman itu untuk bergerak ke ide berikutnya. Berikut adalah tiga poin pembelajaran yang ditekankan:

1. Terima tanggung jawab,  jangan menyalahkan orang lain. Sangat mudah untuk menyalahkan partner, investor, pelanggan, atau bahkan keadaan ekonomi. Jika Anda menyalahkan orang lain, Anda tidak akan pernah belajar dari kesalahan. Ingatlah, Anda yang ingin menjadi seorang entrepreneur, maka Anda bukanlah seorang korban.

2. Kuatkan relasi baik yang Anda temukan.  Dalam setiap perjanjian atau transaksi yang buruk, selalu ada orang-orang baik. Banyak entrepreneur yang sudah mengambil salah satu dari mereka untuk menjadi partner baru, dan menghasilkan jutaan dolar. Investor yang baik akan mendanai Anda lagi, dan pelanggan yang baik akan dengan senang hati menerima penawaran Anda yang berikutnya.

3. Belajar dan dapatkan keuntungan dari kesalahan Anda.  Kesalahan adalah pelajaran yang paling berharga, jadi Anda harus belajar dari hal tersebut, dan jangan lari dari mereka. Membuat kesalahan dan terus menambah pengetahuan adalah tugas seorang entrepreneur, dan tidak membuat kesalahan adalah tugas seorang karyawan.

Kegagalan seringkali bukan merupakan sebuah kejadian tunggal, tapi kumpulan dari kesalahan-kesalahan dan keadaan yang bertumpuk untuk menguji kesabaran dari pendiri tersebut. Kegagalan yang dikombinasikan dengan etika bisnis yang kuat akan memotivasi dan menghasilkan inovasi, tapi kegagalan tanpa etika akan berujung menjadi keputus-asaan. Beberapa jenis kesalahan, seperti hilangnya integritas dan etika lebih sulit untuk diperbaiki.

Satu atau beberapa kegagalan bisa menjadi tahap awal dalam sebuah perjalanan yang sukses. Biasanya kesuksesan datang kepada orang yang berniat untuk terus mencoba lagi. Kegigihan dan kecepatan adalah satu-satunya hal yang bisa dijaga dalam sebuah bisnis. Jadi ketika Anda mengalami kegagalan pertama Anda, lepaskan saja ego Anda, relakan, dan kembali lagi untuk bekerja dengan lebih cerdas untuk mencapai kesuksesan berikutnya.

sumber : startupbisnis.com

Thu, 26 Jul 2012 @13:18


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 5+3+6

Poser Artikel
Kategori
Kata Mereka
Bisnis Q

photobooth semarang

cakrawala tour

Rara Shop

ekonov gallery

pelangi tour travel internasional

 

Link SUPPORT
visitor counter

 

Copyright © 2017 ekonovianto[dot]com · All Rights Reserved
powered by sitekno