News: Intermediator Teknologi Kemenristek ; Optimalkan Potensi MOCAF ( 'Emas Putih' di Wonogiri )

image

Kabupaten Wonogiri  mempunyai potensi yang sangat besar dalam bidang komoditas pangan yang patut dipertimbangkan untuk dikembangkan. Wonogiri adalah penghasil umbi-umbian seperti singkong atau ubi kayu. Kondisi tanah dan iklim Wonogiri sangat cocok untuk ditanami singkong. Di Wonogiri, singkong telah dapat diolah lebih lanjut menjadi gaplek, sawut, tepung tapioka, tepung singkong dan yang terbaru adalah tepung mocaf.  Beberapa produk yang telah disebutkan seperti gaplek, sawut, tepung tapioca dan tepung singkong sudah tidak asing lagi di telinga namun bagaimana dengan tepung mocaf ? Tepung apakah ini?

Tepung Mocaf dikenal sebagai tepung singkong alternatif pengganti terigu. Kata MOCAF sendiri merupakan singkatan dari Modified Cassava Flour yang berarti tepung singkong yang dimodifikasi. Tepung MOCAF memiliki karakter yang berbeda dengan tepung ubi kayu biasa dan tapioka, terutama dalam hal derajat viskositas, kemampuan gelasi, daya rehidrasi dan kemudahan melarut yang lebih baik.

Secara umum bahan baku singkong yang digunakan bisa dari varietas apa saja namun lebih baik gunakan yang berkadar asam sianida rendah. Disebutkan pula bahwa bahan baku singkong  yang didapat dari daerah dataran tinggi akan menghasilkan randemen yang bagus dibandingkan singkong dari dataran rendah. Untuk membuat 1 kg mocaf diperlukan 3 kg singkong.

Tepung mocaf memiliki prospek pengembangan yang bagus, pertama dilihat dari ketersediaan singkong sebagai bahan baku yang berlimpah sehingga kemungkinan kelangkaan produk dapat dihindari karena tidak tergantung dari impor seperti gandum; kedua yaitu  harga tepung mocaf relatif lebih murah dibanding dengan harga tepung terigu maupun tepung beras, sehingga biaya pembuatan produk dapat lebih rendah. Harga MOCAF Rp. 5.500/kg, sedangkan terigu Rp. 7.000/kg; dan yang ketiga adalah pasar lokalnya sangat prospektif karena begitu banyak industri makanan yang menggunakan bahan baku tepung.

 

Dalam Mendorong pengembangan ubi kayu khususnya pengembangan mocaf di kabupaten wonogiri, pada tanggal 12 mei  2011 telah dibentuk Forum Rembug Klaster pengolahan ubi kayu, dengan nama Klaster Ubi Kayu.

Dalam perkembangannya  kondisi kelembagaan klaster tersebut kurang optimal, dan perlu untuk diperkuat melalui pelatihan dan studi banding ke klaster yang berhasil. Permasalahan yang lain, adalah teknologi pembuatan mocaf yang dikerjakan saat ini masih tradisional untuk itu perlu adanya pealtihan tentang peningkatan skill praktek pembuatan mocaf. 

Bertolak dari permasalahan diatas, BALITBANG Prov. Jateng bersama intertmediator Ristek melakukan Pelatihan Kapasitas Building 'Perkuatan Kelembagaan Klaster Ubi Kayu dan Peningkatan Skills Praktik Pembuatan MOCAF' pada tanggal 22-24 Mei 2012 di Sekertariat Klaster Ubi Kayu, Kec. Girimarto, Kab. Wonogiri. Pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang kelembagaan klaster ubi kayu dan pengolahan ubi kayu menjadi MOCAF diikuti oleh 25 peserta dari Anggota Klaster Ubi Kayu.

Selain Pelatihan, kami juga melakukan praktik langsung dan sekaligus memberikan bantuan Alat. yang nantinya peralatan tersebut akan digunakan bersama kelompok klaster ini, sehingga UKM baru dapat tumbuh melalui kelompok tani ini. 

 

Mon, 28 May 2012 @08:45


1 Komentar
image

Wed, 30 May 2012 @09:34

Website Siap Pakai

Mantab mas,,,,


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 8+8+0

Poser Artikel
Kategori
Kata Mereka
Bisnis Q

photobooth semarang

cakrawala tour

Rara Shop

ekonov gallery

 

 

Link SUPPORT
visitor counter

 

Copyright © 2017 ekonovianto[dot]com · All Rights Reserved
powered by sitekno