MEMBUKA GEMBOK-GEMBOK BISNIS (Part1)

image

Sahabatku yang powerful, apa kabar bahagia Anda hari ini?

Semoga keselamatan, kedamaian dan kesejahteraan senantiasa tercurahkan ke dalam kehidupan Anda beserta keluarga. Amin.

Sang Nabi menasihatkan kepada kita: “9 dari 10 pintu rezeki ada pada perniagaan”. Saya memahami nasihat tersebut sebagai berikut: kesempatan terbesar untuk hidup sejahtera diberikan oleh bisnis daripada menjadi karyawan, profesional, dan investor. Sebab setinggi-tingginya gaji karyawan tidak akan bisa melebihi income dari bosnya (pemilik perusahaan), untuk menjadi seorang profesional bertarif tinggi mewajibkan Anda memiliki keahlian tingkat tinggi dan untuk menjadi investor dibutuhkan cukup banyak uang. Itulah sebabnya 9 pintu rezeki ada pada bisnis dan 1 pintu masih harus dibagi lagi antara karyawan, profesional dan investor. Kalau sama rata, berarti karyawan, profesional, dan investor masing-masing mendapat porsi 1/3 pintu. Oh begitu sempitnya.

Gambaran di atas sering memicu dan memacu sebagian besar orang untuk membuka bisnis. “Bosan jadi pegawai”, sering dikumandangkan salah satu media elektronik terkemuka dalam menyampaikan pesan untuk segera menjadi seorang entrepreneur. Memang akan memberikan dampak yang positif bagi kemajuan perekonomian Indonesia, jika setidaknya 4% dari populasi Indonesia atau sekitar 9.200.000 orang menjadi entrepreneur. Angka itu saat ini masih jauh dari pencapaian. Berarti untuk menjadi entrepreneur lebih sedikit kompetitornya dibandingkan jika Anda ingin menjadi karyawan, apalagi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Ayo, siapa berani?

Dua paragraf awal tulisan ini telah memperlihatkan pandangan yang positif dalam menatap dunia entrepreneurship. Pandangan yang berbeda menyoroti sisi negatif dalam membangun bisnis. Berbagai hambatan, kesulitan dan risiko harus dihadapi dalam membuka dan mengembangkan bisnis. Belum lagi statistik sering mewartakan bahwa 9 dari 10 bisnis yang dibuka mengalami kebangkrutan di 4 tahun pertama. Dan masih panjang daftarnya yang akan menambah ketakutan bagi mereka yang ingin berbisnis. Daftar hal-hal negatif tersebut menjadi gembok yang menghambat, memasung sesorang untuk memulai berbisnis. Nah, untuk mejadi seorang entrepreneur yang berhasil, Anda bisa mengawalinya dengan MEMBUKA GEMBOK-GEMBOK BISNIS. Mari kita mulai!

Dalam mengelola bisnis selama 8 tahun terakhir, saya menemukan ada 6 gembok bisnis yang mengrangkeng banyak orang sehingga akhirnya mengurungkan niatnya membuka usaha, yaitu:

  • Gembok finansial
  • Gembok keahlian
  • Gembok produk
  • Gembok risiko
  • Gembok status
  • Gembok psikologis
  • Dengan mengenali kunci pembuka gembok-gembok bisnis di atas, akan menjadikan niat Anda semakin bulat, kepercayaan diri Anda semakin utuh. Sebaliknya tanpa terlebih dulu membuka gembok-gembok bisnis di atas, motivasi bisnis sebesar apa pun akan segera kekurangan powernya untuk menggerakkan Anda, keahlian dan relasi Anda pun tidak berdaya untuk menjadikan Anda sukses di bisnis. Ya, kesuksesan bisnis Anda, diawali dari terbukanya GEMBOK-GEMBOK BISNIS. Yuk, kita buka bersama!

    1. Gembok Finansial

    Hampir setiap orang yang saya tanya menempatkan MODAL dalam daftar pertama yang mereka butuhkan untuk memulai suatu usaha atau bisnis. Sehingga ketika mereka hendak membuka bisnis yang sibuk mereka kerjakan adalah MENCARI MODAL. “Tanpa modal tidak ada bisnis”. Itulah yang dipahami oleh sebagain besar dari kita. Benar atau benar?

    Yuk, mulai sekarang, kita perluas zona pemahaman kita tentang modal bisnis. Pertama, modal bisnis tidak harus uang. Kalau pun uang tidak harus uang sendiri. Modal bisnis yang utama adalah DENGKUL. Sebab tanpa dengkul, Anda tidak bisa bekerja untuk mendapatkan atau mengembagkan usaha Anda. Kedua, tidak jaminan ketika Anda sudah mendapatkan modal yang memadai, Anda berhasil dalam bisnis. Jadi yang lebih penting adalah kemampuan dalam mengembangkan modal, apalagi kalau modal itu berupa pinjaman dari bank atau investor. Ketiga, alih-alih Anda sibuk mengumpulkan modal, sibuklah untuk mendapatkan pembeli dan mengantongi orderan. Sebab darinya modal mudah sekali didapat atau bukannkah uang dari pembeli itu bisa dijadikan modal awal usaha Anda? Keempat, jika Anda tidak mau ambil pusing soal permodalan, bukalah usaha di bidang jasa seperti bimbingan belajar privat, kursus komputer panggilan atau menjadi reseller suatu produk, lalu tumbuhkan bisnis jasa Anda tersebut. Kelima, “ups yang ini pelan-pelan ya, sebab sedikit kebatinan”, bisnis tanpa modal sangat aman, sebab jika gagal atau bangkrut berarti Anda tidak akan kehilangan apa-apa.

    2. Gembok Keahlian

    Saya memiliki bisnis bimbingan belajar dengan akumulasi siswa lebih dari 500 pelajar dari TK-SMA dengan beragam pelajaran mulai dari matematika, fisika, kimia, bahasa inggris, komputer dengan beragam program, musik dengan berbagai alat musik, seni baik musik maupun rupa. Padahal saya tidak memiliki keahlian sekompleks itu. Jadi terbukti, bahwa memiliki keterampilan itu adalah gembok bisnis, bukan hal yang mutlak untuk dimilki. Sebab Anda dapat menggunakan keahlian orang lain. Berbeda, ketika Anda memilih untuk menjadi seorang profesional seperti dokter, akuntan, arsitek, keahlian adalah hal yang mutlak. 

    Mari kita buka gembok keahlian dengan memahami bahwa:

    BUSSINESS = SISTEM + TEAM

    1. System

    Adalah serangkaian proses yang diciptakan untuk melakukan otomatisasi standar dalam menjalankan bisnis. Dengan terbangunnya sistem bisnis yang handal, bisnis bisa tetap berjalan sementara ownernya jalan-jalan bersama keluarga. Bangunlah 4 system utama bisnis Anda, yaitu system produksi, system marketing, system finansial. system personalia dan system kontrol.

    2. Team

    Team adalah sekelompok orang yang Anda pekerjakan atau libatkan untuk menjalankan sistem sesuai dengan kompetensi masing-masing. Keberhasilan suatu team ditentukan oleh Pertama, penempatan orang pada tempat dimana keahliannya digunakan dengan baik. Kedua, semakin beragam keahlian suatu team yang berada pada posisi yang tepat dan saling bersinergi satu dengan yang lain. Ketiga, kepemimpinan team yang menginspirasi, memotivasi, memberikan solusi dan melakukan koordinasi dengan penuh keharmonisan.

    Jadi, jika Anda berpikir bahwa bisnis itu memerlukan keahlian, gunakanlah keahlian orang lain. Dan yang harus menjadi keahlian Anda sebagai calon bussiner owner adalah AHLI DALAM MEREKRUT DAN MEMPEKERJAKAN ORANG YANG LEBIH AHLI DARI ANDA.

    Sahabatku yang powerful, sayang sekali karena keterbatasan ruang dan waktu, kali ini kita baru bisa membuka gembok bisnis yang pertama dan kedua. Insya Allah pada artikel berikutnya kita akan membuka gembok bisnis ketiga sampai keenam. Sampai jumpa pada artikel berikutnya. UNLIMITED SUCCESS FOR YOU.

    Salam Powerful,

    Edi Susanto

    - Inspirator Finansial, Founder Sugihnom University

    Author : EDI SUSANTO, BUSINESS OWNER  Bimbingan Belajar Antusias   Sugihnom University , Griya Motivasi. - WRITER @(Simbiosa, Juli 2009) -  (Gramedia, Maret 2011)- (Elexmedia, Juni 2011)- (Diva Press, Januari 2012) - (Galang Press, 2012) - (Grasindo, 2012), TRAINER & KONSULTAN : 1. Motivasi, 2. Marketing, 3. Selling, Fb :  Edisusanto.Dahsyat

     

    Jika Anda menyukai Artikel tulisan Motivator kita ini, baca juga tulisan beliau yang lain bisa di baca di bawah ini :

    1. MERAIH SUKSES DENGAN 5 TEMAN GAIB
    2. Tips "MENJUAL" Jadi Semudah Membalikkan Telapak Tangan, Mau?
    3. "INSAN KAMIL" Model Manusia Muslim Paling POWERFULL Tahun 2012. Kita? 
    4. REBORN LIFE-Lahir Kembali Menjadi Lebih Berkualitas Agar Pantas Naik Kelas
    5. Memahami - LEVEL REZEKI ( Agar Kita Bisa Naik LEVEL )

    Baca juga yang satu ini :

     

    Thu, 8 Mar 2012 @09:48


    Tulis Komentar

    Nama

    E-mail (tidak dipublikasikan)

    URL

    Komentar

    Kode Rahasia
    Masukkan hasil penjumlahan dari 5+8+0

    Poser Artikel
    Kategori
    Kata Mereka
    Bisnis Q

    photobooth semarang

    cakrawala tour

    pelangi tour travel internasional

     

    Link SUPPORT
    visitor counter

     

    Copyright © 2017 ekonovianto[dot]com · All Rights Reserved
    powered by sitekno