Tampil Beda dengan Gerakan Social Entrepreneurship ( contoh SUKSES cerita brightideacommunity -BIC)

image

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai BIC- brightideacommunity ini, saya ingin mengajak Anda mengenali Social Entrepreneurship. 

Terjun di dunia bisnis semenjak usai masih muda, bahkan diawal-wal kuliah merupakan kabar baik bagi bangsa. Memulai membuat target dan strategi diusai masih realtif muda, semangat masih menyala, dan energy masih segar. Sehingga sangat realistis jika mensetting GOAL atau cita-cita tinggi. Dan dalam beberapa tahun terakhir Young Entrepreneur menjadi sangat popular dikalangan mahasiswa. Kampus dan pemerintah tampaknya juga mulai menunjukkan dukungan positif terhadap fenomena ini. Banyak program seperti WMM (wirausaha muda mandiri ), YEC (young entrepreneur competition), Young technopreneurship award, dan masih banyak lagi program serupa yang tingkatnya nasional bahkan INternasional mulai semarak. Akan tetapi, apakah ini cukup sukse membangun Entrepreneur? Atau ini hanya awalan ? 

Jika ingin sesuatu yang beda, pertimbangkan tentang “Social Entrepreneurship”. Mengapa bisa seperti itu? Apa bedanya dengan bisnis kebanyakan, Anda pasti penasaran? Dan jenis perubahan apa yang bisa dilakukan dengan Social Entrepreneurship? Apa inovasinya? Bacalah terus maka saya ajak Anda melangkah ke tahapan awal apa itu Sosial Entrepreneurship dan efek nyata bagi perubahan hidup Anda dan komunitas Anda. 

Apakah Sosial Entreprenership itu ?

Sosial entrepreneurship memiliki bagian penting karakter bisnis pada umumnya. Selain itu juga menghubungkan standart bisnis praktikal pada umumnya, dan di dalamnya menanamkan inovasi dan teknologi tepat guna ke masyarakat.

Namun, itu alasan di balik mengapa orang masuk ke bisnis dimana perbedaan nyata dapat diliat. Ini adalah praktek menerapkan ide-ide bisnis yang mendasar untuk dapat memperbaiki kondisi masyarakat di sekitar Anda.  Ini tentang tanggung jawab sosial dan pelayanan masyarakat.

Mengambil Uang Dari kesetaraan

Tidak seperti standar kewirausahaan pada umumnya, Sosial Entreprenership tidakfokus untuk membangun keuntungan uang semata. Tentu saja, pendapatan harus dihasilkan, tapi uang yang biasanya diputar segera kembali ke dalam bisnis untuk melayani masyarakt untuk kebaikan yang lebih besar. Keuntungan pribadi atau penciptaan kekayaan bukan merupakan bagian dari praktek ini. Semua keuntungan digunakan untuk menghasilkan program-program sosial dan pengayaan bagi masyarakat di komunitas lokal atau global.

Dunia butuh lebih banyak Social Entrepreneurs

Banyak orang di seluruh dunia menderita sekarang lebih dari sebelumnya. Dengan isu-isu ekonomi yang mendatangkan  tantangan yang lebih besar, seperti kemiskinan, pengangguran, kurangnya akses ke pelayanan kesehatan dan pendidikan yang layak, dan banyak lagi.Jika ada waktu untuk berinvestasi dalam Social Entrepreneurs, maka lebih baik sekarang. Sungguh, dunia membutuhkan Social Entrepreneurs untuk mengisi kesenjangan antara sikaya dan si miskin.

Mengapa kita harus berinvestasi?

Sebagai pengusaha muda, Anda mungkin bertanya-tanyaba gimana Anda dapat membuat perbedaan. Setelah semua,tidak cukup bahwa Anda telah membangun sebuah bisnis dari bawah ke atas? Apakah Anda benar-benar harus melayani komunitas Anda juga?

Tentu saja Anda tidak perlu melakukan apapun. Tapi bagian dari menjadi seorang pemilik bisnis yang bertanggung jawab. Dan menjadi anggota yang bertanggung jawab dari komunitas Anda berarti mengenali ketika Anda berada di posisi yang baik, maka ulurkan tangan kepada mereka yang kurang beruntung dari Anda. Hal ini juga berarti Anda mengetahui  dari sekedar menghasilkan keuntungan. Jika Anda tahu Anda dapat membuat perbedaan di dunia, mengapa tidak mengambil kesempatan itu? Gunakan bisnis cerdas  Anda  untuk mengidentifikasi dan memecahkan masalah dalam komunitas Anda.

Bisa jadi sesuatu yang sederhana seperti menanam mangrove di pantai.. membuat taman baca untuk masyarakat, atau menampung anak-anak yang menganganggur, bisa jadi bagian dari bisnis Anda.  Dan Anda dapat memberikan lebih banyak kepada masyarakat lebih dari sekedar bisnis yang Anda jalankan.

Apakah Social Entrepreneurship ini BISA di jalankan?

Saya ingin mencontohkan salah satu komunitas yang sangat konsisten menggarap hal ini, yang baru-baru ini saya bergabung di group facebooknya.. yaitu BIC -( http://brightideacommunity.or.id/

BIC dalam profilnya menulis :  short objective and mission.... Bright Idea Community :  "INTEGRATE THREE FIELDS : "WORK" FIELD, "RESEARCH/ACADEMIC" FIELD, AND "ENTREPRENEURSHIP" FIELD" - COLLABORATE TOGETHER TOWARD NATIONAL ADVANCEMENT TO WIN GLOBAL COMPETITION" - secara prinsip mereka menerapkan prinsip tripell heliks yang mengintregasikan Antara Akademisi, bisnis, pemerintah, dan Masyarakat. beberapa pemuda berprestasi yang tergabung di dalam BIC seperti d rilis web mereka Adalah :  Adhita Sri Prabakusuma    , Artina Prastiwi,  Muhammad D. Aziz,  Rayendra Anandika  ,dan  Fitria Nuraini

Kegiatan dan prestasi pun sudah banyak mereka torehkan di dalam waktu yang singkat, dan berbagai kegiatan sosial Entreprenuership juga rutin dilakukan diantaranya : 

Saya sangat menyarankan Anda jika masih muda, memiliki tekad seperti yang dibangun oleh komunitas ini, memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat dan bangsa. BERGABUNGLAH !!

Salam Sukses Untuk BIC, dan bergabunglah dalam komunitas ini selagi masih muda, selamat berkontribusi... 

Mungkin ini yang Anda CARI :

untuk update artikel GRATIS, masukkan email anda dan anda akan mendapatkan artikel terbaru melalui email anda:

Sun, 12 Feb 2012 @12:59


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 7+4+1

Poser Artikel
Kategori
Kata Mereka
Bisnis Q

photobooth semarang

cakrawala tour

pelangi tour travel internasional

 

Link SUPPORT
visitor counter

 

Copyright © 2017 ekonovianto[dot]com · All Rights Reserved
powered by sitekno