Ingin Kaya ? Berikut 7 Strategi Jitu Cara Menjadi Kaya

image

 

Siapa yang tidak ingin kaya? Semua orang pasti ingin kaya, apapun alasannya. Tapi tidak semua orang tahu sebenarnya ada strategi jitu untukmenjadi kaya.

Cara menjadi kaya membutuhkan strategi yang benar. Sama halnya dengan dunia olah raga, untuk jadi pemenang, seorang atlet harus punya strategi. Coba Anda amati permainan sepak bola, mulai dari persiapan latihan sebelum pertandingan, memilih pemain yang akan diturunkan di setiap babak, saat pertandingan berjalan (pelatih terlihat sering berdiri mengamati para pemainnya yang sedang bertanding), dan setelah selesai pertandingan mereka melakukan evaluasi. Kalau kita tarik benang merahnya, maka ada satu kata yang sangat penting, yaitu “STRATEGI” jitu untuk jadi juara.

Hal yang sama berlaku jika Anda ingin kaya. Dari banyak membaca buku perencanaan keuangan pribadi dan pengalaman mengaplikasikan apa yang telah saya ketahui selama 23 tahun terakhir ini, maka ada 7 strategi penting yang telah membawa perubahan besar dalam kondisi keuangan keluarga saya.

Berikut 7 strategi cara menjadi kaya untuk orang-orang yang ingin kaya:

#7 – Simpan setidaknya 20% penghasilan Anda

Ketika penghasilan seseorang bertambah maka “biasanya” pengeluarannya juga ikut bertambah bahkan sering kebablasan, hal inilah yang menyebabkan banyak orang sering gagal mengumpulkan uang. Jadi langkah pertama menjadi kaya adalah tumbuhkan kebiasaan untuk menabung, dan cara yang sederhana adalah menyimpan setidaknya 20% penghasilan.

Jika Anda ingin kaya maka kebiasaan menabung sangat penting untuk Anda mulai sejak awal bekerja. Mungkin terasa berat pada awalnya, oleh karena itu dulu saat bekerja sebagai karyawan saya buat 2 rekening bank terpisah. Saat menerima transfer gaji, hal pertama yang saya lakukan adalah mentransfer 20% penghasilan ke rekening lain untuk “diselamatkan”.

Memang… pada awalnya kurang disiplin , tapi lama kelamaan menabung jadi suatu kebiasaan. Jadi kalau Anda bisa menyimpan 20% penghasilan bulanan, maka dalam waktu 10 tahun berarti Anda telah berhasil mengumpulkan gaji 2 tahun!

#6 – Kendalikan pengeluaran Anda

Hasrat dan keinginan manusia tidak terbatas, tapi uang kita terbatas. Karena itu kita harus membedakan mana yang kebutuhan dan mana yang keinginan.

Ketika belajar tentang cara memakai uang secara bijak, maka Anda harus prioritaskan kebutuhan dari pada hanya sekedar keinginan. Hal ini sering sekali dilupakan banyak orang. Lihat saja pada saat peluncuran salah satu smartphone yang harganya mencapai Rp. 8 Juta per unit di Jakarta pada pertengahan Desember 2012, sebanyak 2.000 unit habis diserbu pembeli dalam 1 hari, hanya karena keinginan untuk bergaya? Keinginan untuk menjadi yang pertama memiliki? Padahal, fungsi utama yang diperlukan oleh orang yang mengantri itu, mereka umumnya sudah punya, yaitu handphone, komputer, dan peralatan lainnya dengan fungsi yang sama.

Penting untuk diingat, hanya ketika sudah ada porsi penghasilan yang disimpan dan kebutuhan terpenuhi, maka sisanya silahkan belanja untuk memenuhi keinginan. Dengan demikian total pengeluaran Anda pasti tidak melebihi 80%. Anda dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan sekaligus tanpa harus menghabiskan uang Anda seluruhnya.

#5 – Belajar menumbuhkan uang Anda

Kebanyakan orang hanya tahu menabung, tetapi belum tahu caranya untuk menumbuhkan uangnya. Jika bunga yang Anda dapat dari tabungan hanya 2% per tahun dan di sisi lain katakanlah inflasi (kenaikan harga barang secara umum) 6% per tahun, maka Anda kehilangan uang senilai 4% per tahun. Jadi bukannya tambah kaya, malahan semakin bertambah miskin dari tahun ke tahun.

Anda harus memerintahkan uang Anda bekerja keras untuk Anda. Menyimpan uang di bank berarti membiarkan uang itu santai-santai saja, padahal Anda mengumpulkannya dengan kerja keras! Jadi mulai saat ini Anda harus mulai belajar berinvestasi (uang mencari uang), karena ini adalah cara ampuh untuk mengalahkan inflasi, dan saat hasil investasi Anda melebihi biaya hidup bulanan, maka berarti Anda sudah meraih “Kebebasan Finansial”, dan Anda boleh berhenti bekerja dengan tetap mempertahankan gaya hidup!

#4 – Lindungi modal Anda dari resiko kerugian

Warren Buffet, salah satu investor terkaya di dunia mengatakan bahwa, “Aturan #1 dalam investasi adalah jangan sampai kehilangan uang.” Yang dimaksud adalah, saat melakukan investasi kita harus menjaga jangan sampai menggerus modal. Tapi bagaimana caranya kita melindungi modal tersebut?

Sebelum berinvestasi, Anda harus sudah memperhitungkan skenario terburuk – yaitu jumlah kerugian yang mampu Anda terima. Untuk melindungi modal awal, salah satu pembelajaran penting adalah anologi berikut : jangan meletakkan telur Anda hanya di satu keranjang (karena kalau keranjang itu jatuh maka akan sangat banyak telur yang pecah), artinya berinvestasilah di beberapa instrumen (media) investasi yang berbeda, dengan cara ini meskipun ada investasi yang rugi, tapi investasi Anda di tempat lain untung, sehingga dapat saling menutupi untuk melindungi modal Anda.

#3 – Lebih baik beli rumah dari pada menyewa kontrakan

Setiap orang butuh tempat tinggal. Jika Anda menyewa, maka harga sewa akan semakin mahal dari tahun ke tahun, dan sampai kapanpun Anda menyewanya, pada akhir masa sewa Anda tidak memiliki apapun. Sebaliknya jika Anda membeli rumah, meski kebutuhan uang untuk mencicil adalah lebih besar dari menyewa, ingatlah bahwa pada saat cicilan lunas, Anda memiliki rumah itu, yang mana harganya juga pasti sudah naik dari saat pertama kali Anda membelinya .

#2 – Pindahkan resiko keuangan ke Asuransi

Dalam hidup, selalu ada kemungkinan sesuatu terjadi tidak sesuai harapan. Kita bisa sakit, mengalami kecelakaan, atau meninggal terlalu cepat sehingga penghasilan kita berhenti dan bahkan saat sakit menguras habis harta yang sudah dikumpulkan bertahun-tahun, yang berarti menguburkan selamanya impian hidup kita.

Dengan mengambil program asuransi yang sesuai dengan kebutuhan, kita dapat mengalihkan resiko keuangan kepada perusahaan asuransi, sehingga saat suatu musibah datang dalam hidup, maka diri kita dan orang-orang tercinta disekeliling kita (suami / istri, anak-anak) akan memiliki uang yang cukup untuk melanjutkan kehidupan mereka secara layak. Bukankah ini yang kita harapkan untuk bisa terus memberikan keluarga kita uang, bahkan di saat kita sudah tidak ada disamping mereka?

#1 – Tingkatkan kemampuan Anda mencari uang

Jika penghasilan Anda sedikit, maka adalah normal jika jumlah yang dapat Anda tabung juga sedikit. Untuk meningkatkan jumlah uang yang dapat disimpan, dapat Anda lakukan dengan menghemat pengeluaran, atau menambah penghasilan Anda. Dan karena ada batas maksimal untuk jumlah biaya hidup yang bisa kita kurangi, Anda sebaiknya memfokuskan perhatian untuk menambah penghasilan.

Langkah pertama untuk menambah penghasilan adalah meningkatkan kualitas diri Anda dalam hal mencari penghasilan, yaitu dengan mengikuti seminar, program pelatihan, termasuk yang saat ini sedang Anda lakukan yaitu membaca artikel-artikel yang bermanfaat untuk mendapatkan inspirasi, menambah wawasan, pengetahuan, dan mengaplikasikannya, yang semuanya itu membuat diri Anda menjadi lebih mahal sehingga mendapatkan posisi penawaran yang lebih bagus.

Dunia terus bergerak maju, oleh karena itu Anda juga harus terus menerus meningkatkan kualitas diri. Bangunlah karir, kembangkan bisnis Anda, dan perluas portofolio investasi Anda.

Jangan hanya mempertahankan hidup dan merealisasikan impian orang lain. Jalankan 7 cara menjadi kaya di atas, dan Anda sedang berada dalam jalur pasti mewujudkan impian ingin menjadi kaya.

sumber

 

Mon, 25 Mar 2013 @14:28


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 0+8+4

Poser Artikel
Kategori
Kata Mereka
Bisnis Q

photobooth semarang

cakrawala tour

Rara Shop

ekonov gallery

 

 

Link SUPPORT
visitor counter

 

Copyright © 2017 ekonovianto[dot]com · All Rights Reserved
powered by sitekno