Tips (Bisnis) : Bukan sekedar Sex

image

Sex? Betul. Tak ada yang salah dengan judul artikel ini. Sex, saat ini merupakan unsur penting dalam bisnis. Malahan sangat penting. Sex memuaskan kebutuhan pelanggan pada produk atau jasa sehingga dapat mengikat loyalitas. Sex juga mampu mengemas sebuah produk dan atau jasa menjadi pilihan di antara kompetitor, alias sebagai komponen keunggulan kompetitif.  Dan Sex, oops…hampir lupa, yang  dimaksud Sex di sini tak lain adalah Keunggulan Pelayanan. Service Excellent.

SQ atau Singapore Air menjadi penerbangan paling terpilih di dunia akibat keunggulan pelayanannya. Prestasi itu telah digenggamnya selama bertahun-tahun dan tak pernah lepas hingga kini. Pelayanan unggul ala SQ menjadi model yang ditiru oleh hampir seluruh maskapai penerbangan di muka bumi.

Hebatnya lagi, tak hanya di dunia penerbangan SQ menjadi yang terbaik. Hampir semua bisnis yang berlangsung di Singapura, pelakunya mengaplikasikan pelayanan terbaik kepada setiap pelanggannya.

Pria paling berpengaruh di Singapura, Lee Kwan Yew, sekaligus mantan Perdana Menteri negeri jiran itu sadar betul akan negara mungilnya yang miskin sumber daya alam. Hampir tak ada potensi yang bisa digarap dari alamnya, selain keuntungan strategis dari letak geografisnya. Namun Singapura bisa melesat menjadi negara paling makmur di Asia Tenggara. “Kami memang menjual pelayanan”, kata Mr. Lee, beberapa tahun lalu.

Perkataan “Mr. Lee” memang demikian publik menyebutnya,  sangat tepat. Meski tidak bermaksud menepis anggapan negaranya sebagai surga belanja di Asia Tenggara. Kenyataannya orang memang suka dilayani. Setiap tahun jutaan orang dari berbagai negara, termasuk Indonesia, menghamburkan dollar di Singapura untuk berbelanja. Padahal, barang yang dibeli sebenarnya mudah ditemukan di negaranya. Bahkan, beberapa orang Indonesia pergi ke Negeri Singa itu untuk belanja barang kualitas “KW” yang gampang ditemukan di Mangga Dua, Jakarta, harganya pun lebih murah. Belanja di Singapura, serasa jadi raja. Pelayanannya istimewa, kata mereka berkilah.

Senyum dan keramahan melayani pelanggan barangkali telah menjadi mandatory atau kewajiban dalam metode pelayanan. Namun, pelayanan yang dimaksud oleh Mr. Lee tak berhenti pada dua hal itu. Ini bukan persoalan pelayanan ala kadarnya. Buku manual atau standar pelayanan di Singapura mewajibkan penjual menjalin komunikasi dengan pelanggannya. Tujuannya, sudah pasti untuk ‘menancapkan’ kesan terbaik dalam pikiran pelanggan.

Penjual sedapat mungkin harus bisa memastikan pelanggan mendapatkan produk yang sesuai dengan keinginannya. Jika tidak, penjual akan berupaya memberikan solusi yang paling baik bagi pelanggannya. Bisa dengan cara mencarikan benda dimaksud ke toko koleganya, atau janji akan mengirimkan benda dimaksud ke alamat pembeli tanpa biaya tambahan, jika pelanggannya itu tak ingin menunggu. Kalaupun mau menunggu, biasanya penjual berinisiatif menyediakan kursi lengkap dengan snack plus memberikan bonus pernik souvenir gratis di akhirnya.

Kesungguhan melayani itu dilakukan tulus tanpa mengharapkan imbalan. Baginya (penjual) tak ada kerugian yang dialami. Sebaliknya, “kesan baik tak terlupakan”  bagi pelangggan itu merupakan ‘investasi’ tak ternilai. Bukan tidak mungkin, suatu saat, kesan itu akan membawanya (pelanggan) kembali ke tokonya. Sebuah cara sederhana mengikat kesetiaan pelanggan.

Maka, jika sempat mengunjungi Singapura, dalam konteks pelayanan konsumen,  kita akan banyak menjumpai hal yang jarang sekali terpikir namun menyenangkan. Tepatlah jika Singapura menganggap pelancong adalah raja. Dan, biasanya, jika raja datang selalu membawa keberuntungan.

diadobsi dari : www.navigasibisnis.com

Bagaimana? sudah jelas kan, makanya janagn menjust orang dulu.. jangan ngeres ah.. kalo saya, setuju sekali dengan artikel tersebut.. bagaimana dengan Anda??

Sat, 2 Feb 2013 @01:15


1 Komentar
image

Sat, 2 Feb 2013 @08:20

Hanifudin

wah,,, inspiratif bro


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 1+3+4

Poser Artikel
Kategori
Kata Mereka
Bisnis Q

photobooth semarang

cakrawala tour

Rara Shop

ekonov gallery

pelangi tour travel internasional

 

Link SUPPORT
visitor counter

 

Copyright © 2017 ekonovianto[dot]com · All Rights Reserved
powered by sitekno